Senin, 05 Desember 2011

Puisi Untuk Bunda

Bunda yang telah beranjak sepuh,
dan kau yang telah tumbuh dewasa,
Kala yang biasanya mudah dan tanpa upaya,
kini menjadi beban,
Kala mata terkasihnya nan setia
tak menerawang kehidupan seperti dulu,
Kala kakinya mulai lelah dan enggan menyokong tubuhnya lagi,

Kala itu berikanlah lenganmu untuk menyokongnya,
Waktu akan tiba
Ketika kau terisak menemaninya
dalam perjalanan terakhirnya


Derai-Derai Cemara

Cemara menderai sampai jauh
terasa hari akan jadi malam
ada beberapa dahan di tingkap merapuh
dipukul angin yang terpendam

Aku sekarang orangnya bisa tahan
Hidup hanya menunda kekalahan
sudah berapa waktu bukan kanak lagi
tapi dulu memang ada suatu bahan
yang bukan dasar perhitungan kini