Senin, 05 Desember 2011

Puisi Untuk Bunda

Bunda yang telah beranjak sepuh,
dan kau yang telah tumbuh dewasa,
Kala yang biasanya mudah dan tanpa upaya,
kini menjadi beban,
Kala mata terkasihnya nan setia
tak menerawang kehidupan seperti dulu,
Kala kakinya mulai lelah dan enggan menyokong tubuhnya lagi,

Kala itu berikanlah lenganmu untuk menyokongnya,
Waktu akan tiba
Ketika kau terisak menemaninya
dalam perjalanan terakhirnya




Dan jika Bunda bertanya padamu,
selalulah menjawabnya,
Dan jika Bunda bertanya lagi,
jawablah pula
Dan jika Bunda bertanya yang lain lagi,
bicaralah padanya
Tidak dengan gelegar, namun dengan lembut damai,
Dan jika Bunda tak bisa mengerti dengan baik,
Jelaskan semuanya dengan sukacita,
Waktu kan tiba,
waktu nan getir,
tatkala mulutnya tak akan bertanya lagi.


-Adolf Hitler-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar