Senin, 29 Agustus 2011

Dengarlah Pantun

Buah ara, batang dibangun,
mari bantun dengan parang.
Hai saudara dengarlah pantun,
pantun tidak mengata orang.

Mari dibantun dengan parang,
berangan besar di dalam padi.
Pantun tidak mengata orang,
janganlah syak di dalam hati.

Berangan besar di dalam padi,
rumpun buluh dibuat pagar.
Jangan syak di dalam hati,
maklum pantun saya baru belajar.

Rumpun buluh dibuat pagar,
cempedak dikerat-kerati.
Maklumlah pantun saya belajar,
saya budak belum mengerti.

Cempedak dikerat-kerati,
batang perepat saya runtuhkan.
Saya budak belum mengerti,
sebarang dapat saya pantunkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar