Senin, 29 Agustus 2011

Perahu Kertas

Waktu masih kanak-kanak
Kau membuat perahu kertas
Dan kau layarkan di tepi kali;
Alirnya sangat tenang,
Dan perahumu bergoyang menuju lautan.

”Ia akan singgah di bandar-bandar besar,” kata seorang lelaki tua.

Kau sangat gembira,
Pulang dengan berbagai warna-warni di kepala.

Sejak itu kaupun menunggu
Kalau-kalau ada kabar dari perahu
Yang tak pernah lepas dari rindu-mu itu.

Akhirnya kau dengar juga pesan si tua itu, Nuh, katanya.

”Telah kupergunakan perahumu itu dalam sebuah banjir besar dan kini terdampar di sebuah bukit.”

Oleh : Sapardi Djoko Damono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar