Senin, 29 Agustus 2011

Kampung

Kalau aku pergi ke luar negeri, dik
Karena hawa di sini sudah pengap oleh pikiran-pikiran beku.

Hidup di negeri ini seperti di dalam kampung
Di mana setiap orang ingin bikin peraturan
mengenai lalu lintas di gang, jaga malam dan
daftar diri di kemantrean.

Di mana setiap orang ingin bersuara
dan berbincang-bincang tentang susila, politik dan agama
seperti soal-soal yang dikuasai.

Di mana setiap orang ingin jadi hakim
dan mengeroyok keluarga berdansa, orang asing
dan borjuis yang menyendiri.

Di mana tukang jamu disambut dengan hangat,
dengan perhatian dan tawanya.

Di mana ocehan di jalan lebih berharga
dari renungan tenang di kamar.

Di mana curiga lebih mendalam dari cinta dan percaya.

Kalau aku pergi ke luar negeri, dik
Karena aku ingin merdeka dan menemukan diri.

Oleh : Subagio Sastrowardoyo



Tidak ada komentar:

Posting Komentar